5 Tips Cara Perawatan Tanaman Lidah Buaya

5 Tips Cara Perawatan Tanaman Lidah Buaya. Lidah buaya (Aloe vera) adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit.

5 Tips Cara Perawatan Tanaman Lidah Buaya. Aloe barbadensis yang daging buahnya tebal and Aloe arborescens v. frutescens
Sebelah kiri Aloe barbadensis yang daging buahnya tebal, sebelah kanan Aloe arborescens v. frutescens hanya untuk tanaman hias

Lidah buaya, kadang-kadang digambarkan sebagai “tanaman ajaib” adalah semak bertangkai pendek. Lidah buaya adalah genus yang mempunyai lebih dari 500 spesies tanaman berbunga sukulen. Lidah buaya banyak tumbuh secara alami di Afrika Utara. Banyak kegunaan Aloe vera dibuat dari gel yang diperoleh dari daun tanamannya.

Gel lidah buaya mengandung dua hormon: Auxin dan Gibberellins. Kedua hormon ini menyembuhan luka dan sifat antiinflamasinya mengurangi radang kulit. Selain itu, dalam pengobatan Ayurweda, Aloe digunakan untuk menyembuhkan secara efektif masalah kulit kronis, seperti psoriasis, jerawat dan eksim.

Baca juga: Cara Menghilangkan Komedo Hitam dan Putih Dengan Lidah Buaya

Aloe yang bisa dipergunakan karena daging daunnya tebal adalah Aloe barbadensis Mill, sedangkan satu jenis Aloe saya lainnya yang namanya Aloe arborescens v. frutescens hanya sebagai tanaman hias, tidak bisa dipakai daunnya karena daging daunnya sangat tipis.

Tanaman Lidah Buaya Aloe Vera
Aloe Vera ku jaman dulu nih 14.09.2012 cakep ya bentuknya sayang sudah mati hiks

Tips Perawatan Tanaman Lidah Buaya Agar Subur:

  1. Gunakan Pot Plastik. Ini pengalaman saya yang menanam di negara 4 musim. Kalau pakai pot batu atau pot tanah liat, aloenya kedinginan, apalagi saat malam hari dan taruh diluar. Kalau kedinginan daunnya lama kelamaan akan menjadi kekuningan.
  2. Taruh Aloe Vera di dalam rumah (untuk negara 4 musim). Saat summer bisa ditaruh diluar rumah, asalkan ditempat yang ada naungannya (jangan tempat terbuka). Berdasarkan pengalamanku, kalau terkena angin kencang. Daunnya akan berubah menjadi kuning.
  3. Jangan Terlalu Sering disiram. Cukup seminggu sekali. Saat musim dingin lebih jarang lagi disiramnya. Bisa setiap 2-4 minggu sekali. Aloe vera daging daunnya tebal dan menyimpan air, makanya tidak perlu terlalu sering disiram.
  4. Pupuk Teratur. Baca aturan pakai pemupukannya. Sebaiknya gunakan pupuk untuk tanaman hijau bukan untuk tanaman berbunga.
  5. Taruh di Tempat Terkena Cahaya.

 

Sumber bacaan: Aloe vera di Wikipedia

 

Postingan ini ada pula dalam bentuk audio alias di saluran berkebun saya:
https://www.youtube.com/watch?v=JU91n114jzk

 

Silakan subscribe ke saluran saya diatas karena saya lebih sering update di youtube ­čśÇ .

Semua foto-foto adalah dokumentasi saya sebagai penulis.

 

Baca juga: 5 Tanaman Hias Pembersih Udara Dalam Ruangan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
Read more:
Close