Anggrek Lycaste Lasioglossa Tumbuh Tunas Hingga Membentuk Daun

Anggrek Lycaste Lasioglossa Tumbuh Tunas Hingga Membentuk Daun. Hai sobat berkebun, selamat datang di di blog berkebun emaknya Benjamin, seperti biasa, setiap tahun anggrek Lycaste Lasioglossa tumbuh tunas baru. Tunas baru biasanya tumbuh saat musim panas, dan ketika musim gugur tunas tumbuh pesat hingga membentuk dua daun.

Anggrek Lycaste Lasioglossa Tumbuh Tunas Hingga Membentuk Daun

Saya membeli anggrek Lycaste Lasioglossa berupa seedling pada Maret 2015. Beli online di nursery orchid Jerman yang namanya Roellke Orchideen. Fyi saya tinggal di Jerman, kuatirnya ada yang mengira saya tinggal di tanah air, nanti bingung kalian “memang bisa order anggrek dari LN?” 🙂 .

Tidak terasa sudah 4 tahun saya merawat anggrek Lycaste ini. Waktu datang hanya 1 bulb saja, lalu setiap tahun numbuh tunas baru. Saat tunas baru mulai mengeluarkan calon daun, maka daun tuanya akan menjadi kuning lalu kecoklatan dan akan lepas sendiri daunnya.

Baca juga: Daun Anggrek Menguning Inilah 4 Penyebabnya

Keterangan Anggrek  Lycaste Lasioglossa di olshop

Name: Lycaste lasioglossa
Etymologie: lasioglossa = shaggy-lipped
Origin: Guatemala, El Salvador, Honduras, Costa Rica
Location: in cloud forests at elevations around 1400 to 1800 meters
Propagation: from seed
Difficulty: need to be kept a bit drier in winter

Video Tunas Anggrek Lycaste Lasioglossa Hingga Membentuk Daun

 

Baca juga: 5 Cara Jitu Mengusir Semut Pada Bunga Anggrek

Beberapa informasi menarik mengenai anggrek Lycaste:

  • Lycaste lasioglossa adalah spesies anggrek asli Meksiko, Honduras, Guatemala, dan El Salvador.
  • Anggrek Lycaste tumbuh sebagian besar terestrial, kadang-kadang lithophytic dan jarang epifit di hutan lembab di titik-titik terang di ketinggian 500-2800 m. Anggrek terestrial adalah kelompok anggrek yang tumbuh di tanah humus. (dataran tinggi 750 – 2000 m dari permukaan laut)
  • Kebanyakan Lycaste mungkin lebih suka lokasi yang teduh sebagian, tetapi mereka masih dapat menghabiskan musim panas dengan aklimatisasi yang hati-hati bahkan di udara terbuka di lokasi yang lebih cerah, tetapi Lycaste harus dilindungi dari sinar matahari langsung.
  • Saat numbuh tunas baru, maka daun anggrek Lycaste dari bulb lama akan menjadi kuning lalu kecoklatan dan akan lepas dengan sendirinya, tidak perlu kuatir karena copotnya daun anggrek Lycaste adalah proses alami, saat sudah tumbuh tunas baru anggreknya.
  • Saat anggrek Lycaste tumbuh tunas baru, proses terbentuk jadi daun sangat cepat. Dalam 3 bulan tunas akan membesar membentuk bulb dan muncul dua daunnya.
  • Pembentukan bunga terjadi setelah periode istirahat (dorman) dan sering disertai dengan penampilan tunas baru.
  • Untuk merangsang produksi pembungaan, berikan NPK dengan fosfor tinggi (seperti 10-30-20).
  • Lama bertahan bunganya anggrek Lycaste rata-rata adalah 5-8 minggu, tetapi beberapa hibrida juga mencapai 3 bulan.
  • Bunga lycaste, memiliki tiga kelopak dan tiga sepal. Kelopaknya biasanya berwarna kuning, putih, atau oranye, dan sepal berwarna kuning, oranye, hijau, atau coklat kemerahan.
  • Kebanyakan bunga Lycaste berukuran sedang, rata-rata sekitar 5 hingga 10 cm, tetapi Lyc. schilleriana memiliki lebar 16-18 cm. Beberapa bunga Lycaste memiliki aroma yang unik – aroma Lyc. aromatica telah banyak digambarkan sebagai kayu manis atau cengkeh. (tergantung cuaca, di bawah sinar matahari dan kelembaban lebih banyak daripada di musim hujan).
  • Banyak spesies Lycaste menghasilkan 3 dan lebih banyak untuk tangkai bunga per pseudobulb, bahkan pernah ada nursery anggrek di Jerman melihat hingga 15 batang per pseudobulb anggrek Lycaste.

Sudah 4 tahun saya merawat anggrek Lycaste Lasioglossa, namun anggrek ini belum kunjung berbakti alias belum pernah menghasilkan bunga. Kalau lihat dari banyak gambar Lycaste di internet saya lihat yang muncul bunganya, bulbnya sudah banyak sekali, sedangkan punya saya ini bulbnya ada 5.

Video Mengganti Media Anggrek Lycaste Lasioglossa | Anggrek Hidroponik Media Hydroton

Bulan Oktober 2019, saya mengganti media tanam anggrek Lycaste. Media anggrek yang saya gunakan kali ini adalah Hydroton atau expanded clay.

Selain pada anggrek Lycaste, saya juga menggunakan Hydoroton pada 2 seedling anggrek bulan, sejauh ini hasilnya cukup bagus.

Hydroton adalah media tanam terbuat dari agregat tanah liat/lempung yang dalam pembuatannya dipanaskan hingga1200 derajat C. Hirdoton atau LECA bentuknya biasanya bulat dan oval, cocok untuk tanaman hidroponik (bercocok tanam tanpa menggunakan tanah).

Keuntungan menggunakan Hidroton/hydroton/LECA sebagai media Anggrek:

  • Mampu menyimpan air dengan baik, sehingga kelembapan anggrek terjaga baik.
  • PH netral.
  • Bersifat porous. Anggrek suka porositas untuk membungkus akar.
  • Stabil tidak berubah bentuk dalam jangka waktu lama.
  • Mudah digunakan dan dapat digunakan kembali setelah dibersihkan (dicuci).
  • Menghasilkan ion negatif dan meningkatkan pertumbuhan tanaman, aman untuk tanaman

Harga LECA/Hydroton di tempat saya di Jerman 5 liter 4 Euro (Rp. 64.000).

Demikianlah pengalaman saya mengenai anggrek Lycaste Lasioglossa Tumbuh Tunas Hingga Membentuk Daun. Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini 🙂 .

Oh iya jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

Baca juga: Suka Bunga Anggrek? Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
Read more:
Close