Cara Merawat Wijaya Kusuma Epiphyllum Anguliger

Cara Merawat Wijaya Kusuma Epiphyllum Anguliger. Hai sobat berkebun, tahun lalu pertengahan bulan Agustus 2018 saya membeli tanaman Wijaya Kusuma. Saya mencari tahu dulu nama latinnya Wijaya Kusuma ini apa, supaya saya tidak salah beli.

Cara Merawat Wijaya Kusuma Epiphyllum Anguliger

Banyak sekali jenis Epiphyllum, namun yang saya inginkan saat itu adalah yang terkenal di tanah air, Indonesia. Akhirnya saya tahu nama latinnya Wijaya Kusuma adalah Epiphyllum anguliger. Saya tinggal di Jerman kan, jadi kalau cari tanaman dengan nama Indonesia ya tidak bakalan ketemu, makanya cari nama latinnya.

Setelah tahu nama latinnya, saya cari di olshop langganan saya kalau mau beli kaktus dan sukulen. Saya membeli tanaman bunga Wijaya Kusuma epiphyllum anguliger di www.uhlig-kakteen.de kalian cari aja di kolom pencarian masukkan epiphyllum anguliger kalau memang niatnya mencari tanaman bunga Wijaya Kusuma.

Niat awal hanya mau membeli tanaman Wijaya Kusuma, eh ternyata lihat aneka jenis warna warni bunga epiphyllum lain, ko saya jadi kepengen juga ya selain epiphyllum anguliger. Ah saya urungkan niat saya lapar mata haha, karena saat itu pertama kalinya saya ingin membeli tanaman epiphyllum, saya bahkan belum ada pengalaman sama sekali merawat tanaman Wijaya Kusuma epiphyllum anguliger ini, kalau nantinya salah merawat dan mati huhu saya sedih kan.

Tanaman epiphyllum anguliger saya beli pada 14 agustus 2018, beli yang ukuran/panjang 12 cm, harganya 7,01 euro (Rp. 112rb), semakin Panjang ukuran maka harganya makin mahal. Saya pilih yang termurah saja karena saya baru pemula ingin merawat Wijaya Kusuma.

Wijaya kusuma ini bunganya berwarna putih nantinya, kalau sukses membungakannya saya akan membeli jenis epiphyllum yang warna lain.

Baca juga: 5 Rahasia Cara Merawat Bunga Mawar Dalam Pot Agar Selalu Berbunga

Saya bergabung digrup wijaya kusuma berikut:

Epiphyllum termasuk jenis kaktus, jangan berlebihan disiramnya. Tanaman wijaya kusuma disiram ketika media hampir kering, bisa tahu dengan memasukkan beberapa jari kita ke media tanam supaya tahu sudah kering atau belum media tanamnya.

View this post on Instagram

My Epiphyllum Anguliger – Tanaman Bunga Wijaya Kusuma di Jerman ☘️🍀 💚💚 Geser ke kanan lihat gambar lainnya 👉🏻 . . Video https://youtu.be/zg-4V4AOoAw – Merawat Epiphyllum Anguliger alias Tanaman Bunga Wijaya Kusuma . . Tanaman epiphyllum anguliger saya beli pada agustus tahun lalu 2018, jadi sudah setahun saya rawat. Waktu itu beli yang ukuran/panjang 12 cm, harganya 7,01 euro (Rp. 112rb), semakin Panjang ukuran maka harganya makin mahal. Saya pilih yang termurah saja karena saya baru pemula ingin merawat Wijaya Kusuma. Foto 1 itu saat baru saya terima dari olshopnya. Hanya 2 daun, dan dalam setahun numbuh banyak cabangnya.
Saya bergabung digrup wijaya kusuma berikut: • Hobi & Bisnis Wijayakusuma https://www.facebook.com/groups/195772437837902/ • Epiphyllum Indonesia (Wijaya Kusuma) https://www.facebook.com/groups/epiphyllum.indonesia . . . Bunganya nantinya berwarna putih, hasil baca-baca di internet, untuk di negara 4 musim, biasanya Wijaya Kusuma berbunga saat musim gugur. Tanamannya saya taruh luar rumah menjelang musim panas, akan taruh didalam rumah lagi saat musim gugur (akhir September). Epiphyllum termasuk jenis kaktus, jangan berlebihan disiramnya. Tanaman wijaya kusuma disiram ketika media hampir kering, bisa tahu dengan memasukkan beberapa jari kita ke media tanam supaya tahu sudah kering atau belum media tanamnya. . . . #epiphyllumanguliger #epiphyllum #wijayakusuma #bungawijayakusuma #fishbonecactus #cactusofinstagram #tanamanunik #inmygarden #instagarten #gardeninglife #kebunbalkoni #gardeningisfun #plantsmakepeoplehappy #ingermany #lifeingermany #tinggaldijerman

A post shared by Nella Silaen (@emaknyabenjamin) on

Kalau beli online kita tidak tahu bentuk tanaman seperti apa, hanya dikasih lihat gambar saat tanamannya berbunga, pas datang bisa terkejut bahagia, bisa juga sedih haha karena mikir dengan harga segitu, harusnya dapat yang lebih besar lagi tanaman wijaya kusumannya.

Pas saya terima tanaman Epiphyllum anguliger alias Wijaya Kusuma ini hanya ada satu cabang, dan ada sedikit goresan kering pada bagian cabangnya, mungkin dibagian tersebut bekas dicabut cabangnya untuk proses grafting wijaya kusumannya.

Saya tidak ganti media tanam dari tokonya, karena saya sudah beberapa kali membeli di toko tersebut, dan olshop uhlig-kakteen ini sudah puluhan tahun berpengalaman menjual tanaman jenis kaktus dan tanaman tropis lainnya, jadi saya pikir media tanam akan saya ganti setahun kemudian.

Sejak saya rawat wijaya Kusuma ini, saya berikan ramuan pupuk anggrek haha. Eh ternyata jadi subur sekali tanaman bunga wijaya kusumannya, jadi banyak numbuh cabangnya loh.

Ramuan pupuk penyubur Wijaya Kusuma dari siram/rendam 10 menitan dengan campuran air cucian beras dan bawang merah bawang putih. Kalau mau bikin 1 L pupuk, 1 siung bawang merah, setengah siung bawang putih, haluskan bawangnya, campur dengan air cucian beras, saring lalu siramkan ke media tanam wijaya kusumannya. Air cucian beras saya pakai full 1 L untuk bikin pupuknya.

Video Merawat Epiphyllum Anguliger alias Tanaman Bunga Wijaya Kusuma

Tips cara merawat wijaya Kusuma ku baca dari grup Epiphyllum Indonesia (postingan pak Dank Dang):

  • Karakteristik/sifat dari jenis epiphylum adalah epipit hidup menempel dan akar tidak terlalu menyebar.
  • pengunanaanya pot jangan terlalu besar karna epiphylum tidak membutuhkan ruang besar dalam pengakaran untuk dia hidup,terkecuali akar sudah penuh sampai ke pelipis pot baru kita ganti dengan yang lebih besar bertujuan untuk menghasilkan indukan dan menambah pergerakan akar supaya dia tumbuh lebih pesat.
  • Media tanam tanam meyukai media poros dan lembab.
  • Penempatan bisa di gantung atau di bawah. Pengalaman saya nih makin banyak cabangnya membuat tanaman jadi berat, apalagi kalau semua cabang hanya mengarah ke satu arah (sinar matahari kali yaa), kalau pot bawah, tidak dipot gantung gitu, sebaiknya pakai pot luar yang berat seperti pot terakota, kalau pakai pot plastik kasih batu besar untuk menjaga tanaman tidak terbaik. Kalau sedang akan direpotting, bisa diberikan bebatuannya didasar pot, jadi potnya tidak goyang kalau tanaman makin besar.
  • Penempatan lebih bagus ternaungi yang intensitas matahari tidak terlalu full.
  • Peyiraman. Siram ketika tanaman wijaya kusuma menjelang kering. Sekali siram saja, cukup 1 sampai 2 hari sekali hanya untuk menjaga kelembaban media tanam dan lihat kondisi media tanam yang digunakan ketika media tanam masih cukup basah biarkan.
  • Paling utama akar berjalan dengan baik pertumbuhan pasti baik meskipun dia hidup di ruang sempit

 

Video Repotting Ganti Media Tanam Bunga Wijaya Kusuma Epiphyllum Anguliger

Demikianlah Cara Merawat Wijaya Kusuma Epiphyllum Anguliger. Semoga tips yang saya berikan diatas berguna untuk kalian pemula yang merawat Wijaya kusuma. Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan penyuka Wijaya kusuma lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah yaa.

Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Dapur

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
Read more:
Close