Membuat Pupuk Organik Padat dan Cair poc dari Sampah Dapur

Membuat Pupuk Organik Padat dan Cair poc dari Sampah Dapur. Hai sobat berkebun, pada kali ini saya kembali berbagi pengalaman bagaimana saya memanfaatkan sampah dapur sebagai pupuk untuk tanaman-tanaman saya.

Membuat Pupuk Organik Padat dan Cair poc dari Sampah Dapur

Video saya yang juga membahas membuat pupuk sendiri:

Pada kali ini sampah dapurnya yang saya kumpulkan saya simpan dulu di kulkas, karena kalau dikumpulkan begitu saja ditempat terbuka, dimusim panas begini wah akan didatangi lalat, lalat buah dan serangga bersayap lainnya.

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Dapur 

Sampah dapurnya saya kumpulkan kira-kira 2 mingguan. Sampah dapurnya saya bungkus koran supaya terjaga kelembapannya, barulah disimpan dikulkas (BUKAN Freezer). Sampah jadi tetap segar loh hehe dan sama sekali tidak berbau.

Sampah dapur yang saya manfaatkan untuk dibuat pupuk antara lain:

  • Sisa sayur-sayuran segar. Segar artinya dari sisa sayuran yang akan dimasak. Kalau sisa makanan (sudah dimasak) tidak saya pakai.
  • Kulit buah-buahan, seperti kulit jeruk, apel, pisang, buah pir dan buah berkulit lainnya. Kulit pisang kandungan potasiumnya bagus untuk menyuburkan bunga mawar, lalu ada juga kandungan kalium dan fosfor membuat subur tanaman.
  • Kulit atau cangkang telur, kandungan kalsiumnya bagus untuk menguatkan tanaman dan merangsang tumbuhnya akar.
  • Bubuk teh dan ampas kopi. Ampas kopi mengandung Nitrogen yang berguna sebaii pupuk unsur N, namun jangan terlalu banyak ya, karena sifatnya yang asam tidak semua tanaman tahan asam.

Kalau sudah ada waktu untuk mengolahnya, barulah saya kerjakan. Sampah dapurnya sudah dipotong kecil-kecil dulu ya, supaya memudahkan penghancuran didalam blender. Sebanyak limbah dapur (lihat video) itu saya sampai 3 kali blender. Saya berikan air supaya mudah hancur. Airnya tidak ada patokan khusus ko. Sekali blender saya kasih air kira-kira 500-600 ml.

Setalah hancur semua, tampung hasil blenderan di ember. Bisa diamkan beberapa jam, sampai semalaman, supaya bentuk cairnya lebih banyak nutrisinya terserap dari bahan padatnya.

Saring adonannya ke wadah lain. Bagian hasil pemisahan cair dan padat dipisah. Pupuk organik cair saya dapatkan sampai 3 L. Saya taruh di 2 botol. Kalau mau disiramkan ke tanaman, akan saya encerkan lagi, 1:5 pengencerannya. 100 ml pupuk organik cair/POC untuk 500 ml air.

Pupuk organik padatnya saya taruh di wadah beling bekas selai, lalu simpan dikulkas supaya bagus kualitasnya. Sebenarnya baik pupuk padat dan cair kalau mau disimpan di gudang atau lemari juga bisa sih, asal tidak terkena sinar matahari ya.

Kalau ada mau menanam atau repotting tanaman, nanti saya campurkan pupuk organic padatnya ke media tanamnya. Dengan dibuat halus begini sampah dapurnya, maka proses penguraian akan lebih cepat.

Video Cara Membuat Pupuk Organik Padat dan Cair poc dari Sampah Dapur

Semoga pengalaman saya mengenai cara membuat pupuk organik untuk tanaman berguna untuk sobat berkebun, dan selamat mencoba ya.

Baca juga: Cara Menanam Bibit Benih Tanaman Ukuran Kecil

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
Read more:
Close