Perkembangan Aneka Anggrek Beli Tahun 2018

Perkembangan Aneka Anggrek Beli Tahun 2018. Hai sobat berkebun, khususnya pecinta anggrek, selamat datang di saluran kebun emaknya benjamin. Pada video ini saya ingin update perkembangan 5 anggrek yang saya beli di tahun 2018. Diantara anggrek-anggrek tersebut ada anggrek asli Indonesia yang memang saya ingin koleksi.

Perkembangan Aneka Anggrek Beli Tahun 2018

Anggrek yang beli tahun 2018 antara lain:

Anggrek hitam Kalimantan – coelogyne pandurata
Dendrobium Berry oda
Cattleya pink
Paphiopedilum Debbie robinson
Anggrek Bulan Berdaun Corak – Dtps. Sogo Vivien F858 Variegated Leave

Dibulan September suami, anak-anak dan saya jalan-jalan ke garden center di Lauffen Jerman (Tonton: Mengunjungi Garden Center di Lauffen Jerman), disana saya membeli Dendrobium Berry oda dan Cattleya pink. Dendrobiumnya saya beli dalam keadaan sudah selesai berbunga, makanya dapat harga diskonan miring banget, lebih dari 50%, sedangkan cattleya pink harga normal, dalam keadaan sedang berbunga, satu spike sudah mekar 3 kuntumnya, satu spike lagi masih kuncup. Sebulan setelah dibeli dendrobiumnya mulai berbunga dan ramai bunganya. (Tonton: Aneka Anggrek Cantik di garden center).

Saya repotting dendrobium sebelum keluar bunganya, saya pisah tanamannya menjadi dua pot, karena padat sekali kalau taruh disatu tempat. Cattleya sampai sekarang minggu ke 4 November 2018 belum saya repotting, karena saya belum sempat dan saya lihat tanamannya masih tumbuh bagus dengan media dari garden center.

Cattleya pink ini tidak ada namanya, ya beginilah kalau tidak beli di nursery anggrek, pada etiket tanamannya hanya ditulis jenis anggreknya saja, ditulis cattleya 2 spike. Pada anggrek cattleya ini saya lakukan penyerbukan, saya ingin sekali melihat proses terbentuknya buah anggrek cattleya (orchid pods), akhirnya ekesperimen saya berhasil. Saya belum tahu apakah kedepannya akan menyemai benih/biji anggrek cattleya ini, karena butuh 4-7 tahun anggrek cattleya baru berbunga untuk pertama kalinya, kalau semai dari biji/benih anggrek.

Sebulan kemudian saya belanja anggrek secara online di Schwerter orchid. Saya membeli:

Anggrek hitam Kalimantan – coelogyne pandurata, Paphiopedilum Debbie robinson dan anggrek Bulan Berdaun Corak – Dtps. Sogo Vivien F858 Variegated Leave. Sebenarnya mau beli anggrek Indonesia lainnya, sayangnya karena saya merawat anggreknya secara indoor, bingung nantinya taruh dimana 😀 .

Ketiga anggrek yang saya beli online berupa anggrek dewasa. Saat beli bukan anggrek yang berbunga, saya tidak berminat beli anggrek online dalam keadaan berbunga, karena sangat beresiko spike/bunganya rusak dalam proses pengiriman ke rumah saya.

 

Video Unboxing Anggrek dari Schwerter Orchid

Di websitenya ditulis ketiga anggrek dalam keadaan akan berbunga, saya bingung sih ko bisa ya nursery ini tahu kalau anggreknya akan berbunga, karena pas saya terima sama sekali tidak kelihatan tunas bakal bunganya, eh ternyata setelah 2 minggu an barulah terlihat tunas kecil bakal bunganya.

Baca juga: Repotting Orchid Variegated Leave | Anggrek Phalaenopsis Berdaun Corak

Senang sekali saya bisa memiliki anggrek-anggrek asal Indonesia di Jerman sini, apalagi katanya anggrek hitam Kalimantan susah berbunga, ternyata punyaku sudah menunjukkan keris (bakal spike) nya 🙂 . Anggrek bulan berdaun corak Sogo Vivien F858 Variegated Leave ini juga asal Indonesia. Ukuran anggrek bulan ini tidak besar, dan batang spikenya makin Panjang saat saya buat postingan ini. Anggrek kantong atau paphiopedium Debbie robinson juga makin tinggi batang spikenya, penasaran saya melihat kuntum ketiga bunga anggrek yang beli online ini.

 

Video Update Perkembangan Aneka Anggrek Beli Tahun 2018

 

Video dibuat pada 16 dan 25 November 2018.

 

Baca juga: Tips Perawatan Bunga Amaryllis

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
Read more:
Close